- Diposting oleh : Admin
- pada tanggal : April 24, 2025
Cijulang, 24 April 2025 – Dalam rangka melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), mahasiswa STITNU Alfarabi Pangandaran yang bertugas di MA YPK Cijulang menggelar seminar literasi bertema “Penguatan Literasi Membaca dalam Membentuk Generasi Cerdas, Adaptif, dan Siap Berkarya di Era Society 5.0”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 24 April 2025, bertempat di aula utama MA YPK Cijulang dan diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan XI.

Seminar ini menghadirkan narasumber inspiratif, Saudari Alfi Fahimiyah, S.Pd., yang merupakan Duta Baca Kabupaten Pangandaran sekaligus pegiat literasi muda. Dalam pemaparannya, Alfi menyampaikan bahwa literasi membaca bukan hanya soal memahami teks, tetapi juga sebagai fondasi penting dalam menghadapi tantangan dunia modern yang terus berubah.
“Generasi di era Society 5.0 harus mampu membaca situasi, berpikir kritis, dan beradaptasi secara cepat. Semua itu berakar dari budaya membaca yang kuat,” tutur Alfi di hadapan para peserta seminar.
Para mahasiswa PPL menyusun kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan literasi di lingkungan sekolah. Dengan pendekatan kolaboratif, seminar ini juga menjadi bagian dari edukasi literasi digital dan penguatan karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang kreatif, produktif, dan inovatif.
Kepala MA YPK Cijulang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kegiatan ini. “Kami sangat mendukung segala bentuk program literasi yang mampu membuka wawasan dan membentuk karakter siswa. Kehadiran mahasiswa PPL dan duta baca menjadi inspirasi besar bagi kami semua,” ujarnya.
Seminar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang penuh semangat. Beberapa siswa juga berkesempatan berbagi pengalaman mereka dalam menulis, membaca, dan berkarya di media sosial yang positif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa MA YPK Cijulang semakin termotivasi untuk meningkatkan minat baca dan memiliki kesiapan mental serta intelektual dalam menghadapi era Society 5.0. Seminar ini juga menjadi contoh sinergi positif antara lembaga pendidikan tinggi dan sekolah dalam membentuk ekosistem literasi yang berkelanjutan.